Khaled Makkawirelang


Blog For Free!


Archives
Home
2005 June
2005 April
2005 March
2004 March
2004 February

My Links
My Angel
Indonesian Flight Attendant
Cepat-cepatlah pensiun
e-Marketing Strategy

tBlog
My Profile
Send tMail
My tFriends
My Images

Sponsored
Create a Blog!


Khaled!



Menilik Internet Marketing Dari Dekat
06.27.05 (12:23 am)   [edit]

Menilik Internet Marketing dari Dekat


Oleh: Anne Ahira


 


MENILIK INTERNET MARKETING DARI DEKAT
 
Oleh Anne Ahira
 
Tidak dapat dipungkiri lagi, masa depan internet marketing secara
global sangat  cerah. Penelitian terakhir dari Forrester Research
(lembaga riset teknologi independen yang berpusat di Cambridge,
Massachusetts) mengungkapkan bisnis internet marketing yang saat ini
bernilai 95 milyar US$, diperkirakan pada tahun 2008 pertumbuhannya
akan mencapai 230 milyar US$. Artinya dalam kurun 3 tahun mendatang
pertumbuhan internet marketing meningkat sekitar 140%.
 
Di negara maju, internet telah digunakan untuk meningkatkan taraf
kehidupan masyarakatnya. Internet telah mentransformasi transaksi
dan promosi bisnis konvensional. Optimalisasi pemanfaatan internet
bukan saja dilakukan oleh perusahaan-perusahaan besar, tetapi juga
pemilik usaha kecil dan menengah, bahkan usaha individual.
 
Sedangkan di negara berkembang, internet baru digunakan sebatas
untuk akses informasi dan berkomunikasi. Untuk pengembangan bisnis,
baru perusahaan-perusahaan besar saja yang mengoptimalisasi
penggunaannya.
 
Oleh sebab itu, pada Desember 2003 lalu, Indonesia turut
menandatangani deklarasi World Summit on the Information System
(WSIS) di Geneva. Deklarasi yang bertujuan menyempitkan kesenjangan
negara maju dan berkembang tersebut, menyatakan komitmen mewujudkan
target akses internet pada 50% penduduk dunia di tahun 2015.
 
Saat ini, menurut data Internet World Stats hingga bulan Maret
2005,  baru sekitar 7% penduduk Indonesia atau 15,3 juta orang yang
menjadi pengguna internet. Sedangkan jika diasumsikan pada tahun
2015 jumlah penduduk Indonesia mencapai 250 juta jiwa, berarti
penetrasi internet sekurangnya harus menjangkau 125 juta orang.
Artinya dalam waktu 10 tahun ke depan, pertumbuhan internet harus
melebihi 700%.
 
Ini berarti pe-er besar bukan saja untuk pemerintah, tetapi juga
sektor swasta dan masyarakat. Tidak saja dari segi infrastruktur dan
teknologinya, tetapi juga peraturan perundangan dan regulasi yang
berkaitan dengan teknologi informasi serta bisnis yang terkait
dengannya juga perlu dipersiapkan.
 
Menilik data IDC (lembaga riset industri teknologi dan
telekomunikasi global) April 2004, ada lebih dari 1,9 juta UKM
(Usaha Kecil Menengah) yang mewakili 99,97% dari jumlah total
perusahaan yang ada di Indonesia. Namun, baru 27% UKM yang
menerapkan komputerisasi. Hal ini membuat Indonesia berada di urutan
kedua terendah untuk komputerisasi UKM di Asia Pasifik. Bandingkan
dengan Thailand (57%), Filipina (57%) dan Malaysia (61%).
 
Artinya jangankan komputerisasi dan akses internet, kesadaran
mengembangkan bisnis melalui internet marketing pada masyarakat
Indonesia saja masih sangat rendah. Padahal jika kesadaran internet
marketing ini tumbuh, UKM yang ada Indonesia bisa mengembangkan
pasarnya ke mancanegara dan memaksimalkan keuntungan mereka dengan
biaya yang relatif sedikit dibandingkan mengembangkan bisnis secara
konvensional. Dan seandainya UKM ini berhasil mengembangkan
bisnisnya ke pasar global, berarti juga pertumbuhan ekonomi nasional
dan kesejahteraan rakyat juga semakin meningkat.
 
Di Indonesia, internet marketing akhir-akhir ini menjadi banyak
pembicaraan orang. Kebetulan saya merupakan salah satu praktisi
pebisnis online yang sering diperbincangkan oleh banyak media masa.
Bahkan juga memicu kontroversi atas `kesahan' bisnis yang saya  jalani. Kontroversi
ini sempat mendorong Amalia E. Maulana menulis artikel berjudul "Evaluasi Bisnis
Anne Ahira" dalam majalah
SWA (Edisi 09/28 April-11 Mei 2005). Dalam analisa yang tajam dan cerdas dari
seorang kandidat doktor marketing dari UNSW Australia ini, terungkap kekhawatiran
kontroversi ini akan berbuntut pada nama
buruk internet marketing itu sendiri dan berakibat pada terhambatnya
penetrasi internet di Indonesia.
 
Selama ini memang banyak orang yang menganalisa tanpa bukti yang
kuat ataupun mengerti tentang internet marketing itu sendiri
di `forum tidak resmi' seperti mailing list dan blog. Hal itu
menjadi tantangan bagi saya untuk memberikan informasi lebih jelas
kepada masyarakat luas agar tidak salah mengerti tentang internet
marketing secara global dan khususnya terhadap apa yang saya
kerjakan.
 
Sebenarnya internet marketing dapat diterapkan bukan hanya oleh UKM
yang menghasilkan produk dan jasanya secara swadaya. Individu-
individu dari berbagai profesi pun sebenarnya bisa menciptakan
produk atau jasa sendiri dan memasarkannya di internet.  Di Amerika
misalnya, teman saya, Jermaine Griggs, seorang guru piano bisa
berpenghasilan ratusan ribu dollar dari bisnis online. Dia menjual
paket tutorial bermain piano dengan metode mendengarkan yang mudah
dipelajari oleh segala usia dan tidak memerlukan pengalaman
bermusik.
 
Contoh lainnya adalah seorang mahasiswa perfilman yang berusia
kurang dari 30 tahun menjadi online entrepreneur sukses berkat
bukunya "Selebrity Black Book". Dari hobinya berburu
merchandise yang ditandatangani para selebriti, dia kemudian menulis  buku yang
berisi puluhan ribu alamat kontak selebriti, olahragawan, pemimpin dunia, serta
orang-orang terkenal lainnya. Target yang ditujunya adalah para fans, organisasi
nirlaba yang membutuhkan merchandise selebriti untuk dilelang, atau
perusahaan-perusahaan yang memerlukan endorsement penjualan produk dari selebriti.
 
Masih banyak lagi cerita-cerita sukses pebisnis online yang dalam
waktu dekat akan saya luncurkan di Asian Brain Internet Marketing
Center, yang akan menjadi pusat pembelajaran internet marketing
secara online pertama di Indonesia. Diharapkan cerita-cerita sukses
pebisnis online kelas dunia dan strategi bisnisnya bisa menjadi role
model bagi masyarakat Indonesia yang hendak terjun ke bisnis online.
 
Sedangkan bila seseorang yang ingin terjun di bisnis online namun
tidak memiliki produk atau jasa untuk dijual, sebenarnya masih bisa
berpeluang memperoleh penghasilan yaitu dengan mengikuti program
affiliate. Pada intinya, program ini bertujuan memberi persentase
hasil penjualan kepada seseorang jika dia berhasil menjual produk
atau jasa suatu affiliate merchant (pemilik produk/jasa yang
dipasarkan). Pembayaran komisi ini tergantung dari penawaran dan
perjanjian antara seorang affiliate marketer dengan affiliate
merchant. Ada yang berupa pay per sale, pay per lead, pay per click,
pay per search, ataupun kombinasinya (hybrid program).
 
Salah satu contoh bentuk program affiliate adalah
www.YouTheGenius.com. Di situs ini, saya memasarkan `brain
gym' yang diciptakan  Dr. Jill Ammon Wexler, seorang psikolog yang pernah menjadi
konsultan di Pentagon dan US Presidential Commision.
 
Selain itu, situs-situs pribadi dan weblog atau blog yang sekarang
tengah mewabah di kalangan pengguna internet juga bisa berpeluang
memberikan penghasilan bagi  pemiliknya. Caranya dengan memberikan
ruang bagi sponsor ataupun sponsor link (adsense) yang didukung oleh
search engine. Memang komisi yang diberikan oleh search engine ini
adalah komisi `recehan' (kalau tidak mau menyebutnya sangat
kecil).
 
Tetapi jika situs tersebut memiliki traffic yang tinggi dan bisa
membidik target market yang tepat, dari pengalaman saya penghasilan
yang bisa didapatkan bisa mencapai lebih dari 10 juta rupiah per
bulan.
 
Dan jika seorang blogger bisa menciptakan blog yang `menjual'
seperti `ArtOfSpeed', `Jalopnik' dan `Gizmodo' yang dibuat blog publisher Gawker
Media, bukan tidak mungkin bisa menarik sponsor
sekelas Nike dan Audi. Kabarnya, nilai sponsor deal ini mencapai $
25,000 per bulan. Jelas ini menunjukan bahwa internet marketing
merupakan peluang bisnis yang bagus jika kita tahu bagaimana cara
menjalankannya.
 
Jenis bisnis online lainnya selain `affiliate program' adalah
e-network marketing atau e-mlm. Jenis bisnis inilah yang sering memicu kontroversi,
termasuk terhadap bisnis yang saya jalani. Belakangan memang saya gencar diliput
berbagai media massa dan yang paling banyak dibicarakan adalah bisnis network
marketing saya.                                                             
                                                             
Jika Amalia E. Maulana menilai seharusnya saya menyebut bisnis
network marketing yang saya jalani sebagai e-mlm, itu memang benar.
Karena saya memasarkan bisnis network marketing ini melalui
internet. Tetapi saya selalu menyebut profesi saya sebagai internet
marketer dan jenis bisnis saya adalah internet marketing. Karena
saya menjalankan berbagai macam bisnis, bukan hanya e-mlm, tetapi
juga affiliate business. Saya juga menjadi konsultan bagi mereka
yang hendak memasarkan produknya di internet dan menjadi pembicara
seminar yang diadakan secara online conference  ke berbagai negara
khususnya tentang affiliate tips dan online marketing strategy.
 
Setiap kali saya diwawancara oleh media massa, saya selalu
menjelaskan secara gamblang apa saya kerjakan. Bahkan saya sering
mengajak wartawan untuk duduk bersebelahan dengan saya dan
memperlihatkan kepada mereka kegiatan online saya. Mereka paham yang
saya kerjakan meliputi berbagai macam bisnis online, sehingga cocok
dikatakan sebagai internet marketing. Tidak jarang media menyebutkan
bisnis yang saya kerjakan ada dua macam, yaitu affiliate marketing
dan network marketing.
 
Sedangkan jika berbicara tentang salah satu bisnis saya, tentu tidak
akan terlepas dari FFSI (Financial Freedom Society Inc.). Karena
produk dan jasa yang saya pasarkan adalah berasal dari perusahaan
yang telah berdiri selama 8 tahun di Amerika. Perusahaan ini
didirikan oleh Kelly Reese, seorang konsultan keuangan dan praktisi
bisnis yang telah berpengalaman lebih dari 30 tahun. Kelly Reese
melihat fenomena kurangnya kesadaran masyarakat dalam mengelola
keuangan dan waktu yang baik. Sehingga banyak orang yang hidupnya
setiap bulan dari tagihan ke tagihan. Bahkan tak jarang faktor
keuangan juga menjadi pemicu retaknya rumah tangga dan penyebab 
kebangkrutan suatu bisnis.
 
Oleh sebab itu, FFSI mempunyai misi memperbaiki kesehatan keuangan
masyarakat dengan menyediakan pendidikan/pelatihan pengelolaan
keuangan, perangkat (tools) manajemen uang dan waktu serta layanan
konsultasi kesehatan fisik dan mental dari para profesional untuk
menghemat uang dan waktu.
 
FFSI merupakan perusahaan yang tergabung dalam Better Business
Bureau dan US Chamber of Commerce serta memiliki legal counsel yang
berpengalaman 29 tahun di bidang industri direct selling dan network
marketing. Jadi kalau memang bisnis FFSI ini berskema piramida atau
money game, tentu perusahaan ini tidak akan terdaftar di dua lembaga
tersebut. Dan memang betul, untuk pembayaran komisi e-mlm hanya
diberikan hanya sampai 4 level dan bukan endless chain. Jadi jelas
tidak termasuk skema piramida (pyramid scheme).
 
Sedangkan program pay plan FFSI jika dilihat di situsnya 
www.ffsi.com/23041, maka FFSI memberikan tiga pilihan kepada
representative. Mereka bebas memilih menjual produk dan jasa FFSI
secara direct marketing, affiliate marketing atau network marketing
(e-mlm). Jadi jika dikatakan bisnis FFSI adalah e-mlm saja, tidaklah
tepat.
 
Selama ini banyak orang yang salah paham dengan produk dan jasa yang
dipasarkan bisnis ini. Mereka menganggap biaya keanggotaan yang
mereka keluarkan itu hanya untuk sebuah materi pelatihan berbentuk e-
books. Padahal sebenarnya seseorang yang membeli membership atau
keanggotaan FFSI, berhak mendapatkan produk dan jasa antara lain
berupa: "The Art of Achieving Financial Freedom" e-Course karya Kelly Reese; web
conference; perangkat manajemen keuangan atau money tools (software Debt Elimination
Avalanche System, Financial
Planning Calculator, Electronic Budget); perangkat manajemen waktu
atau time tools (software Task Manager, Project Manager, Appointment
Manager, Contact Manager); 24 hours Nurse Advice Line; Health
Information Library; dan Medical Record Storage. 
 
Di samping itu, mereka juga mendapatkan layanan konsultasi kesehatan
e-Doctor. Dalam layanan ini, seseorang bisa berkonsultasi melalui e-
mail dengan dokter-dokter di Amerika yang tergabung dalam American
Board of Medical Specialities. Cocok bagi orang Indonesia yang ingin
memperoleh second opinion dari sumber terpercaya tanpa harus
membuang waktu dan uang untuk terbang ke Amerika. Selain itu, mereka
juga bisa menyertakan foto luka atau hasil rontgen untuk keperluan
diagnosa.
 
Bukan hanya kesehatan fisik saja yang diperhatikan. Kesehatan mental
juga mendapat perhatian penuh melalui layanan konseling yang
disediakan FFSI. Masalah yang dikonsultasikan dengan para
profesional berpengalaman ini bisa bermacam-macam. Misalnya masalah
di dalam rumah atau kantor; melepaskan diri dari ketergantungan obat-
obatan terlarang, alkohol atau rokok; gangguan  emosional; dan lain-
lain. 
 
Seperti layaknya produk dan jasa yang dijual melalui internet
lainnya, FFSI juga memberikan masa uji coba 10 hari bagi para
anggota. Jika telah mengevaluasi selama batas waktu yang diberikan
dan ternyata anggota yang baru bergabung tidak tertarik maka FFSI
akan mengembalikan uang mereka 100%. Jadi, bisnis ini sendiri telah
menjalankan aturan yang seharusnya, seperti perihal masa uji coba
yang diuraikan Amalia. Sedangkan mengenai mahal atau tidak, terpakai
atau tidak produk dan jasanya, seperti yang Amalia ungkapkan hal
tersebut relatif bagi masing-masing orang.
 
Khusus untuk menjual keanggotaan FFSI ini saya menciptakan sistem
marketing sendiri yang saya sebut "Elite Marketing System".
Dalam sistem ini saya memberikan "30 Days Training" yang saya
berikan kepada anggota Elite Team -komunitas anggota FFSI yang bergabung dalam
sistem yang saya buat- dan ini bukanlah merupakan bagian dari produk dan jasa FFSI
yang dijual. Materi pelatihan "30 Days Training" merupakan bonus atau hadiah yang
saya berikan gratis
khusus bagi anggota Elite Team. "30 Days Training" ini berisi
materi pelatihan tentang internet marketing secara detil yang dikirim melalui
e-mail. Misalnya bagaimana cara berpromosi melalui
internet, bagaimana meningkatkan arus pengunjung ke situs kita,
bagaimana strategi bidding di Google, dll. Karena sebenarnya,
seseorang tidak cukup hanya memiliki situs dan berharap pengunjung
datang dengan sendirinya. Dan bila mau, anggota bisa saja menerapkan
ilmu dalam pelatihan '30 Days Training' tersebut pada bisnis
lainnya, misalnya pada affiliate program.
 
Jika melihat uraian produk dan jasa FFSI di atas, maka jelas tidak
benar bila seseorang beranggapan bahwa FFSI tidak ada produknya sama
sekali seperti anggapan banyak orang selama ini. Dalam dunia
marketing kita tahu ada produk yang dipasarkan yang
berbentuk 'tangible' dan 'intangible'. FFSI merupakan sebuah
perusahaan yang memasarkan 'intangible product'.
 
Lebih lanjut, Amalia E. Maulana juga telah menerangkan dengan jelas
mengenai spamming. Dan memang benar, baik saya maupun FFSI melarang
keras tindakan ini. Dan bagi yang melanggar akan dikenakan sanksi
dikeluarkan dari keanggotaan Elite Team dan FFSI, kehilangan segala
komisi dan tidak bisa mengklaim meminta pengembalian uang.
Bagaimanapun internet adalah jantung dari bisnis ini.
 
Tetapi walaupun sudah memberi peringatan keras, saya akui pada
praktek di lapangan sulit mengontrolnya jika tanpa bantuan laporan
dari masyakarat. Karena itu saya akan merasa berterima kasih jika
masyarakat membantu melaporkan anggota Elite Team yang melakukan
spam melalui e-mail admin@eliteteammarketing.com, berikut bukti e-
mail spam-nya.
 
Tetapi sebelum mengatakan seseorang melakukan spamming, perlu
dikenali dulu apa yang dimaksud dengan spam. Spam didefinisikan
sebagai e-mail komersial yang tidak diinginkan (unsolicited
commercial e-mail). Artinya pengiriman segala pesan e-mail kepada
orang-orang yang tidak dikenal secara pribadi oleh seseorang adalah
spam, kecuali itu merupakan respon spesifik atas permintaan
informasi. Maksudnya jika seseorang datang ke sebuah website dan
meminta informasi, kemudian pemilik website memberikan informasi 
maka e-mail itu tidak bisa disebut spam. Karena sering kali banyak
orang mengeluh dikirimi spam, padahal ia sendiri yang meminta
informasi tersebut.
 
Jadi bisa disimpulkan bahwa pertama, masa depan internet marketing
sangat cerah dan dapat mendorong penetrasi internet, pertumbuhan
ekonomi dan kesejahteraan masyarakat serta mengembangkan UKM
Indonesia ke mancanegara. Kedua, internet marketing dapat
dimanfaatkan oleh siapa saja, tak terbatas pada perusahaan besar.
Tetapi juga bisa dijalankan oleh UKM dan individual. Ketiga, ada
berbagai jenis bisnis online yang bisa dijalankan. Di antaranya,
affiliate program, blogging dan e-network marketing. Keempat, 
bisnis e-network marketing FFSI yang saya jalankan bukan berskema
piramid. Seperti yang diuraikan Amalia E. Maulana komisi dibayarkan
hanya sampai 4 level saja, dan bukannya endless chain. Kelima, tidak
benar bahwa bisnis FFSI tidak memiliki produk dan jasa. Dan biaya
keanggotaan yang dikeluarkan bukanlah untuk mendapatkan e-books
materi pelatihan. Materi pelatihan diberikan secara gratis. Selain
itu kami memberikan masa waktu uji coba selama 10 hari bagi anggota
yang baru bergabung. Keenam, sudah jelas peraturan Elite Team dan
FFSI mengenai larangan spamming. Untuk itu kami memohon bantuan
laporan dari masyarakat jika ada anggota yang melanggarnya dengan
disertai bukti e-mail spam-nya. Terakhir, saya merasa bangga dan
berterimakasih bisnis saya dianalisa secara tajam dan cerdas oleh
seorang kandidat Ph.D dari universitas ternama di Australia. :-)
 
Semoga saja dengan maraknya pemberitaan seputar internet marketing
ini, justru bisa mendorong penetrasi internet di Indonesia serta
menumbuhkan minat masyarakat dan UKM untuk mengembangkan usahanya
secara global.



 



 
Fenomena Anne Ahira
04.01.05 (10:20 pm)   [edit]

Setelah tahun kemarin negeri ini hiruk dengan Inul, tahun 2005 ini kayanya bakal dipenuhi dengan nama Anne Ahira. Seperti halnya Inul, Anne Ahirapun menimbulkan pro dan kontra. Kalau Inul menggoyang jagad hiburan, Anne Ahira mengguncang jagad maya. Yang pro Anne Ahira tentu ingin masa depannya seperti masa depan Anne Ahira, yang dengan sistem pelatihan Elite Team International yang dia dirikan mampu membuat orang meraih (kembali) harapan akan masa depan mereka.


Bagi yang kontra, Anne Ahira dianggap membodohi komunitas internet dengan bungkus internet marketing. Bagi yang pro, Anne Ahira adalah primadona internet marketing yang sistemnya dipercaya dan digunakan di banyak negara.


Papa saya menasehati, untuk setiap pro kontra atas sesuatu, pelajari dengan seksama dari sisi pro dan kontranya. Yang kontra pada umumnya menganggap bisnis Anne Ahira menggunakan skema Piramida yang di banyak negara dilarang. Intinya, menurut papa saya, skema piramida tidak peduli pada produk yang dijual, bahkan tidak ada produk sama sekali. Apakah Anne Ahira mewakili perusahaan atau produk tertentu? Mungkin papa saya bisa menjelaskannya di sini. Kebetulan beliau pro dengan Anne Ahira. Kenapa papa saya percaya Anne Ahira dengan Elite Teamnya, kata beliau sederhana saja,"banyak hal yang hanya bisa kamu pahami kalau kamu ada di sana dan menjalaninya".


More info:


Federal Trade Commision info on business opportunity scams.


Elite Team International


Elite Team Indonesia


Asosiasi Penjual Langsung Indonesia


Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia



 
Pensiun Cepat, Mengapa Tidak
03.25.05 (6:55 am)   [edit]

Ini yang sering papaku ceritakan:


Sudah hampir 20 tahun ini ide mengenai pensiun muda, pensiun cepat, pensiun dini atau apapun istilahnya, muncul dan diperdebatkan. Pangkal tolak keinginan untuk pensiun muda, yang awal-awalnya muncul di Eropa, adalah keengganan kebanyakan orang untuk bekerja full time pagi sampai petang bertahun-tahun sampai usia tua. Mereka kawatir pada saat pensiun tiada lagi tenaga untuk menikmati masa tua mereka. Hal ini ditambah dengan kebiasaan umumnya bangsa Eropa yang konservatif, tidak ngoyo dan lebih senang berkumpul dengan keluarga. Sampai sekarang pun masih bisa ditemui siesta atau istirahat siang saat banyak toko atau bisnis tutup sementara, dan tidak buka lebih dari jam 5 petang. Dengan alasan ini, mereka perjuangkan cara agar pensiun muda yang mereka inginkan dilindungi dengan modal yang cukup.

Berbeda dengan ilustrasi tersebut di atas, banyak pula yang menggunakan logika lain menghadapi masa pensiun. Oleh karena merasa yakin (lebih tepatnya kawatir) tidak akan mendapatkan perlindungan permodalan yang cukup dapat dinikmati pada masa pensiun, mereka memilih perjuangan untuk mendapatkan masa kerja yang lebih panjang sehingga mendapatkan job security yang dapat mereka nikmati lebih lama.

Kabar baiknya adalah pensiun muda (dan kaya) bukanlah ide abstrak. Bahkan Robert Kiyosaki, investor kelas dunia yang terkenal dengan seri bukunya Rich Dad Poor Dad, menuliskan ide ini secara khusus di buku Retire Young Retire Rich. Persoalannya adalah banyak yang tidak menemukan atau memberitahukan caranya.

Cara yang mudah tentunya mengikuti saran dari Orang Terkaya dari Babylonia (anda bisa dapatkan buku tentang dia di toko-toko buku), yaitu dengan menyisihkan 10 persen dari pendapatan untuk ditabung. Cara yang ditawarkan oleh Kiyosaki adalah berfikir dan fokus pada pembangunan aset yang mampu bekerja menghasilkan uang. Contoh sederhananya adalah dengan menabung kemudian membelanjakannya untuk membeli tanah atau properti. Cara yang lain adalah dengan bergabung dengan team pemasaran jaringan. (Mengenai ini secara khusus Kiyosaki menuliskannya dalam buku Business School for People Who likes to Help Other People). Apapun cara yang Anda pilih pastikan bahwa semua itu Anda lakukan karena Anda ingin cepat pensiun sehingga bisa punya banyak waktu dengan keluarga.

Info lebih lanjut mengenai pensiun lebih cepat bisa didapat di link Pensiun Cepat ini.



 
Jatuh!
03.18.04 (11:46 pm)   [edit]
Betul. Rabu kemarin gw jatuh. Tepat 5 bulan 8 hari, tuk pertama kalinya gw jatuh dari tempat tidur. Mama nangis. Gw nangis sebentar, trus ketawa-ketawa. Mama tambah nangis. Wah....

CT-Scan ok gak ada masalah. Box kayanya tak hendak dibeli. Walhasil tidur dengan penuh benteng...bantal..he he...
:wink: :wink:

 
Intro
03.10.04 (3:15 am)   [edit]
Well, I should have introduced myself to you all in the language every of you might understand. Now, I think it's my opportunity to write in my blog in this universal language. Allow me to appologize if my English isn't good enough.  I was born 4 months and 1 week ago. My name is Khaled Makkawirelang. Khaled means forever. Wirelang comes from wira elang = brave eagle. Makka comes from makmur = prosperity and kasih = love. 

 
Terobsesi?
03.10.04 (3:11 am)   [edit]
Papaku kayanya lagi terobsesi dengan tampilan kepala yang tidak biasanya. Pertama tentu (he..he..barangkali) karena rambutnya yang sudah mula berkurang. Satu saja jaminannya, beliau tetap is the best


 
Gak enak kalo lagi sakit
03.03.04 (2:23 am)   [edit]
Lima hari ini bener-bener gak enak buatku. Pertama panas gara-gara imunisasi, lantas disambung sama pilek dan muntah-muntah. Parahnya mama papa mulai pusing mikirin makanan pengganti ASI buatku. Kasihan juga mereka. Untungnya (he he ge er dikit nih) mereka cukup terhibur oleh senyum dan tawaku.


 
 
 
 
Green



You are a very calm and contemplative person. Others are drawn to your peaceful, nurturing nature.




Find out your color at Quiz Me!




 
Sepupu Aku
02.16.04 (1:14 am)   [edit]
Oleh karena aku anak pertama dan belum punya adik, aku perkenalkan saja ke kalian sepupu-sepupu aku. Sekar, Rian dan Rafi. Maaf, tapi fotonya belum ada.

 
Kebisaanku yang mutakhir
02.11.04 (9:22 pm)   [edit]
Konon aku sudah mulai tengkurap di usia sebelum 2 bulan. Sekarang ini, setelah 4 bulan, bener-bener tengkurapku tanpa bantuan. Kadang kesel juga kalau masih dibantu-bantu. Bener sih, tanganku suka ketindih. Tapi gak papa lah. Oh ya, aku sebenernya udah mulai bisa tegakkan kepala. Tapi duduk sendiri susah ya... :(

 
Tentangku...
02.11.04 (1:16 am)   [edit]
Khaled Makkawirelang, menurut ayahku mengandung arti Elang Pemberani yang penuh Kasih dan keMakmuran Sepanjang Masa. Mudah-mudahan Allah mengabulkan. Aamin. Di bawah ini website yang dikelola ayahku. :D